BUKU TAMU…..


Untuk mengirimkan tanggapan, saran, kritik, komentar atau sekedar sapa, silahkan mengisi BUKU TAMU di bawah ini :

78 thoughts on “BUKU TAMU…..”

  1. Saya salah satu orang yang kagum sama jenengan mas, selain sebagai senior saya, jenengan bner-bner telah banyak memberikan motivasi kesemua orang terutama saya (amu).terimakasih Jazaka4JJI biahsanal jaza. saya sangat senang bisa menggali pemikiran-pemikiran jenengan lewat tulisan-tulisan yang ada di situs ini mas, walupun saya mungkin telat mengetahui situs jenagan ini. Dari tulisan yang satu ini saya pengen memberikan tanggapan kenapa koq orang punya motivasi menulis kebanyakan karena faktor finansial. ada g sich mas contoh-contoh orang yang pengen nulis karena pengen bner-bner nyampaiin gagasan yang ada difikirannya ato punya motivasi lain selain finansial,sukses selalu buat jenengan mas. maaf kalo komentar saya ini terlalu lugu mas. sukses selalu buat jenengan mas. Wass Amu

  2. Salam kenal juga dari saya untuk mas Roni setiawan yang nanggapi surat pembaca saya di Jawa Pos. Biar lebih terbuka, kita diskusi di blog sini aja daripada via email. Abu zayd datang ke indonesia bukan pertama kalinya. Tahun 2004 yang lalu, tidak ada pencekalan. Kalau alasan pencegahan dan antisipasi barangkali itu kurang pas. Banyak gerakan-gerakan yang lebih massif yang ingin mengganti asas pancasila kepada syariat islam, kenapa mereka tidak di cekal. Bukankah sejak dulu Front pembela islam, Hizbut Tahrir dan Majelis Mujahidin sudah berjuang untuk menegakkan syariat islam. Bukan hanya satu orang sebagaimana nasr hamid abu zayd, tetapi juga berkelompok secara massif. Bukan hanya pemikiran yang bebas dan non-ideologis sebagaimana abu zayd, tetapi mereka itu sebuah gerakan sosial yang sangat ideologis.

  3. Salam Hormat,
    Bung Gazali, perkenalkan saya roni setyawan, di Ngawi – Jatim. Kebetulan saya tadi sempat mengkliping kolom Gagasan di HU Jawa Pos & ada tulisan bung Gazali yang bertema, “Kenapa Abu Zayd di Cekal?”. Kalau boleh berkomentar singkat, barangkali Menteri Agama bersikap demikian guna mencegah dampak sosial-politik yang diakibatkan dari kedatangan beliau tsb?

    Pendekatan -Pencegahan,antisipasti barangkali menjadi pedoman beliau sebab bagaimana pun secara kultural,bangsa Indonesia belum bisa seperti Amerika Serikat yang sangat menghargai pemikiran,apa pun itu juga. Konsitutsi & Kultur masyarakat Barat telah terbiasa dg perbedaan yang berlandaskan pada kebebasan individual. berbeda dg masyarakat kita yang masih berpola paguyunan dan solidaritas sosial. Walaupun solidaritas itu hanya dalam wadah primordial belum pencerahan.

    Wallahu’alam

    Roni Setyawan

  4. Saudara Hatim Gazali…saya ingin mengajak berbicara sedikit tentang tulisan anda yg dimuat di rubrik opini Jawa Pos. Ada sedikit pertanyaan yg ingin saya sampaikan kepada saudara.

    kenapa anda menyalahkan keputusan Menteri agama dan MUI???

    kalau anda seorang muslim, Pegangan anda Al Qur’an & Hadits atau kebebasan dan hak asasi manusia???

    Setahu saya, dalam agama islam sudah sangat jelas sekali tentang KAFIR & MURTAD, dan itu semua tidak perlu diperdebatkan kembali. Kalau anda disuguhkan hidangan BABI BAKAR, kemudian anda sebut itu sebagai AYAM BAKAR……..berarti itu kesalahan mata anda atau otak anda yg kurang waras.

    Kenapa sih orang Murtad dan Kafir kok banyak yg mengikuti???Kenapa sih ACIS VII kok mengundang orang Murtad & Kafir untuk membahas Islam???Toh masih banyak ulama-ulama islam lain yg lebih mempuni dari Nasr Hamid.

    Saudara Hatim Gazali…sebelum anda ngomong panajang lebar…coba belajar dulu tentang islam…

    Wassalamu’alaa manittaba’a al huda

  5. Ass Wr. Wb,

    Sebelumnya saya minta maaf, karena mengganggu waktu anda. Saya membaca tulisan anda dalam kolom gagasan ” Kenapa Abu Zayd Dicekal “. Saya seorang karyawati swasta, saya Islam tapi bukan santri dan saya sangat biasa dalam menjalani kehidupan Islam. Tapi saya sangat mecintai agama saya.

    Saya sempat membaca cerita mengenai Abu Zayd dan bagaimana akhirnya dia sempat difatwa murtad oleh Ulama Mesir.Kalau kita benar-benar mencintai Allah dan agamanya pasti kita tidak akan heran kenapa Aby Zayd sampai ditolak. Mengenai penolakan Abu Zayd yang tidak sesuai HAM, HAM bagaimana yang dimaksud ? Saya berharap semoga umat Islam di dunia bisa bersatu untuk menjaga agama Allah dari ulah pihak-pihak yang ingin menghancurkan kemurnian dan kesempurnaan Alqur’an. Allah beserta kita dalam menjaga kemurnian dan kesempurnaan Alqur’an. Amin.

    Wassalam.
    Ayesha

  6. Assalamu’alaikum Mas Hatim,

    Saya membaca tulisan anda di “Gagasan” harian Jawa Pos tanggal 3 Nopember 2007 tentang Abu Zayd. Saya bukan orang pandai seperti Ulil atau lainnya…. dan juga bukan orang yang mengerti Agama Islam (karena masih melakukan banyak dosa)….. tetapi alhamdulillah Allah SWT masih memberi saya akal yang bisa membedakan antara ulama yang ikhlas karena semata – mata hanya mencari ridho Allah SWT atau ulama yang hanya mencari sesuatu yang beda atau popularitas….. antara lain dengan mendekonstruksi Islam itu sendiri……seperti apa yang sudah dilakukan oleh kaum yahudi dan nasrani kepada ajaran mereka saat ini. Saya mungkin bukan tandingan Mas Hatim oleh karena itu untuk menjelaskan posisi saya dimana maka saya copy paste tulisan Ust Adian Husaini mengenai penolakan Abu Zayd. Mungkin saya masih perlu dan harus belajar banyak tetapi saya bukan orang – orang yang suka menghina dan menyalahkan para ulama klasik atas keterpurukan umat Islam saat ini……. mengapa kita terpuruk? itu karena memang kesalahan saya dan seluruh umat Islam saat ini yang meninggalkan ajaran Islam disemua segi kehidupan atau kita telah terjebak pada pemahaman sekularisme yang memang “menggiurkan”.

    Saya mohon maaf bila ada kalimat yang kurang berkenan.

    Wassalamu’alaikum

    D.Wawanda

  7. Kenapa Anda mempertanyakan pelarangan Abu Zayd?Anda mau diskusikan dengan
    saya?Saya hanya penasaran, itu saja.

    Saya hanya seorang anak muda yang kuliah di…terlihat lah di email saya.

  8. Hatim Kenalan dong…kita diwisuda bareng waktu itu…blogmu takm masukkan diblogku:www.aguswibowo82.blogspot.com.
    salam kenal : Agus Wibowo, Pekerja Seni, alumni Kyboardis OG Al Jamiah UIN SUKA periode 2003-2005
    sekarang Orgen Tunggal Sendiri….he..he kalau kamu nikah bisa ngundang aku (Promosi)

  9. Bejo, apa yang aku lupa dari lipatan-lipatan sejarah kita. Tolong bantu Aku mengingatkannya.
    Untuk yang punya nama Chis, saya udah nanggapi. Aku nikah masih nunggu waktu, ntah kapan. Btw, u sapa? Sorry, yang pasti bukan orang jauh….

  10. anda menulis di jawa pos “bahwa MUI yang tidak cocok
    dengan abu zayd tanpa dasar” justru anda yang harus
    belajar lagi ilmu agama mulai dari nol.kpd mereka para
    ulama yang betul2 mengerti islam. bukan pada
    orientalis MAS

  11. Mr. Hatim…
    Assalamualaikum.Wr.Wb
    I’m arabian, Im’live in jogja now on 3 month only. surely, I like Ur opinion in ur blog. cos its progressive ideas and relevaned to be practice in ur country(Indonesia).sorry..!can u help me to be guider in my visiting in the jogja..are u live i jogja city?please answer quickly.thank very much for ur attentions.

  12. Anda tidak usah membeberkan riwayat anda, bahwa anda santri.Saya juga santri,tetapi kita kita tidak sama mas,anda lebih mengikuti ulil absar dari pada mengikuti Kyai As’ad.sekarang saya mau tanya,apakah Kyai As’ad memilki pemikiran seperti anda ? atau adakah pondok pesantren yang mengajarkan santrinya untuk meninggalkan pemikiran ulama2 salaf?.Sekali lagi saya menyesal ada santri yang sudah meninggalkan kesantriannya .

  13. kang kapan ke Jogja, kita mu sharring tentang banyak and lagi ngapian di Malang? thank’s, alamat emailnya aku masih belajar tuk biasa dan bisa menulis seperti sahabat2 yang lain.

  14. Salam kenal juga Mas Hatim. Terima kasih balasan kunjungannya.
    Monggo dilink. That would be a great honour, Mas Hatim. Email Anda jg sy link yah. Ya, saya kenal Maul. Kita bareng disini. Anfasul Maram Jogja juga disini, mungkin sampean kenal.
    Wah, saya harus banyak blajar dr tulisan2 sampean, tak terkecuali bhs Inggrisnya. Sekian tahun yang lalu saja sdh nembus The Jakarta Post, great!!!

  15. Assalamu’alaikum Wr.Wb

    Saudara Hatim, saya kenal dari mulut ke mulut. Pernah 4 kali saya baca tulisannya di koran.jernih,menantang. Sejatinya kecenderungan saya dalam ranah intelektual, namun saya ga betah membaca.Moga di hari depan, makin banyak karya anda torehkan.

    Bagaimana pendapat anda tentang model intelektual yang berkembang sekarang, maksud saya :sejenis intelektualisme yang bersembunyi di balik postulat-postulat ilmiah serta bahasa intelektual yang rumit, sekaligus tanpa tanggungjawab praksis dan keberpihakan nyata

    Pastinya karya anda akan dibaca generasi yang akan datang

    Umur manusia terbatas, umur pergerakan panjang, umur Negara lebih panjang lagi, sebab itu nasib pergerakan atau Negara tidak bisa disangkutkan pada orang –seorang (Hatta-1967)

    rico ws – sekjend HMI Yogyakarta 07-08
    http://www.ricows.wordpress.com
    http://www.hmi-jogja.com

  16. Menjadi intelektual adalah sebuah pilihan. Menjadi intelektual juga mengandaikan adanya sebuah karya yang nyata. Karena itu, teruslah berkarya kawan. Membaca tidak hanya membuka lembaran-lembaran kertas di depan meja. Lebih dari itu, membaca fakta-fakta emperik jauh lebih penting. Itu semua dalam rangka menjadi–apa yang disebut oleh siapa saja–sebagai intelektual organik.
    Tentang model intelelektualisme nanti kita bisa diskusikan bersama. Ini penting karena, banyak intelektual hanya sebagai agen pihak-pihak tertentu.
    Saya tidak tahu, mengapa kampus putih dimana kita sempat mengenyam pendidikan belakangan ini semakin sepi dari dunia diskusi dan iklim ilmiah. Teman-teman yang menulis semakin hari semakin langkah. Aku merasakan begitu.
    Lebih aneh lagi, gerakan fundamentalisme semakin berkembang. Dulu waktu acara diskusi di Jaringan Islam Kampus oleh JIL sempat didiskusikan tentang menjamurnya gerakan fundamentalisme. Bahkan, saat itu saya dengan nada becanda ma teman-teman, bilang bahwa konflik antara PMII-HMI, GMNI, sudah tidak relevan. Karena, organisasi ini bertemu dalam satu asas terpenting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila. Perihal perbedaan dalam konsep gerakan itu adalah wajar. Karena itulah, musuh yang lebih nyata adalah gerakan fundamentalis yang direpresentasikan oleh HTI, MUI, FPI, PKS dan KAMMI. Hal ini juga dulu sempat diobrolkan dengan hilman.
    Lain waktu kita sharing tentang hal ini.
    Salam,

  17. Hatim, kayaknya usulan kamu untuk mengganti Asadi sebagai peserta workshop JIL itu bisa direalisasikan. Waktu itu kamu ngusulin siapa? Minta nomornya ya… Tapi kalau Asadi bisa, lebih baik. Bisa tolong hubungin dia nggak. Aku susah banget hubunginnya. Suruh SMS ke saya gitu…

    Thanks ya atas bantuannya selama ini.
    Eh, nomormu juga susah dihubungi. Apa lagi sibuk BGT?

  18. Diganti Muhammadun AS. Masih ingat Jamal Ma’mur, teman kita waktu acara utan kayu itu? Muhammadun ini penulis produktif yang secara kebetulan adiknya Jamal Ma’mur
    Thanks…nanti aku kontak. No HPnya Muhammadun itu: 081578132482
    Sorry, kalau no XL ku gak aktif, u bisa hubungi ke noku yang AS: 085228964487

  19. MURTADKAH AHMADIYAH
    Ada yang nyleneh lagi, yaitu pendapat Hatim …..(lupa)dikoran JAWA POS “Ahmadiyah perlu dibela karena NAbi pernah bersabda : orang yg mengucapkan syahadat, menunaikan sholat………….”.Sekarang coba anda buka sohih Muslim kitabul iman bab 1,disitu andab akan mendapatkan keterangan apakah ahmadiyah pantas dibela.disitu diterangkan “Orang islam adalah orang yang bersyahadat tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusannya , serta menunaikan sholat 5waktu,…………”.Saya mau tanya apakah Ahmadiyah bersyahadat seperti itu atau malah mengurangi atau menambah?.cawabannnya sudah jelas bukan bahwa Ahmadiyah manambahkan Ahmad ghulam khan sebagai rosul,lalu pantaskah Ahmadiyah disebut disebut islam lebih2 dibela.
    UTEK DIGAWE MAS !

  20. mas judul skripsi yang akan saya angkat adalah “Pengaruh Hellenisme terhadap bangunan teologi kristen”.asusmi saya adalah trinitas terbentuk atas inspirasi dari pemikiran filsafat hellenisme seperti plotinus, tapi kendala saya dari judul tersebut adalah:
    1. referensi terbatas
    2. saya tidak bisa menjabarkan pemikiran tokoh hellenisme yang menjadi inspirasi bagi tokoh kristen masa konstantin pada pengesahan trinitas sebagai teologi kristen.
    tolong sarannya untuk 2 kendala tersebut, atau mungkin ada saran judul lain

  21. Mas fanani, buatlah skripsi yang memungkinkan diteliti (observable) baik dalam hal sumber atau lainnya. Jangan terlalu dipaksakan…..biar gak kesulitan. Skripsi itu cuma latihan untuk mensistematisasi pemikiran. Penelitian yang lebih serius itu setelah skripsi, saya kira begitu

  22. Ass wbr,
    Salam kenal buat semua yg membaca situs ini. Walau sudah 6 bln yll, saya ingin menanggapi tulisan bung Hatim G ttg aliran sesat & takfir. Terima kasih atas tulisan yg sgt bijak dan tdk menghujat, seprti yg lainnya.
    Seandainya MUI saat itu bersedia berdialog dgn AQAI (Al Qiyadah Al Islamiyah), tentu semua kebenaran akan terbuka. Tapi, pd kenyataannya, kata Alloh, para ahlul kitab itu mengetahui kebenaran Al Quran, ttg sunnatulloh, ttg siroh yg hrs dilewati para nabi dan rosul, maka mereka tdk berani berdialog dan bertemu dgn pemimpin AQAI. Para ahlul kitab diibaratkan Alloh seperti keledai yg mengangkut buku2 atau memikul kitab2. Jika memang kita mengaku Islam, akankah byk kelaparan dan musibah di negeri kita ini. Lihatlah para pemimpin ulama, contohnya ketua MUI, rumahnya sgt mewah, berlimpah, naik mobil bagus, tetapi di sisi lain, byk saudara kita seiman yg kelaparan, kemiskinan, untuk mendapat segenggam beras saja terkadang tdk mampu.

    Apakah Islam seperti itu ? Aapakah Alloh menciptakan kondisi sprt itu ? Marilah kita bersama2 mencoba merenung kembali. Para manusia yg serakah, yg lalai, yg menduakan sistem/hukum Alloh sudah merusaknya. Padahal diciptakan manusia dan segala isi dunia untuk semata-mata rahmatan lil aalamin. Saat ini, kita didoktrin/diajarkan dari kecil ttg ini dan itu, yaitu ayat2 yg menguntungkan perut para ulama diberikan kpd kita, tetapi ayat2 Al Quran yg berat mereka menjalaninya, dikatakan bahwa sudah tidak sesuai. BUkankah Al Quran itu petunjuk hingga ke akhir zaman. Petunjuk bagi setiap langkah kaki kita, mulai dari lahir hingga akhir hayat kita.

    Cobalah kita berpikir jernih,, jika perintah saum atau puasa hrs kita kerjakan, mengapa perintah perang tidak kita jalankan? Bukankah kita hrs memerangi kemusyrikan dan kekafiran? Kalo sholat tajahud adalah perintah, mengapa oleh para alim ulama dikatakan sunnah, artinya boleh ya boleh tidak. Padahal ayat itu perintah Alloh.

    Banyak sekali para ulama yg menjual ayat2 Alloh dgn harga yg murah, utk mendptkan uang, memperkaya diri. Ada gak ulama yg ceramah di televisi yg tdk mendpt imbalan ? Pdhal Alloh sgt murka, jika kamu mengatakan tetapi kamu tidak mengerjakannya.

    Dalam AQAI ini, kita mau meluruskan kembali, mau mnegakkan kembali hukum Alloh di dunia ini, bukan utk memecah belah. Tetapi itulah yg terjadi, para org2 yg ngaku Islam, pdhal kata Alloh Islam Yahudi sudah melakukan pembunuhan karakter. Pemberitaan simpang siur, yg memfitnah dibebankan pd org2 yg mau menegakkan hukum Alloh di muka bumi. SEhingga org mendengar AQAI saja sdh ketakutan. Pdhal kalian semua bisa melihat, bagaimana kami ditindas saat sidang pengadilan pemimpin kami, kami tdk melawan, bukan krn tak mampu, bkn krn takut, tpi karena Islam cinta damnai. Hati kami bergejolak atas perlakuan Yahudi yg ngaku FPI, pdhal mereka semua dibayar utk berbuat kekacauan, malahan mereka balik memfitnah kami, yg mengatakan kami yg dibayar.

    Melalui situs yg kami anggap lebih bijaksana ini, saya pribadi mohon kepada operator agar tulisan saya ini dimuat, agar byk org yang mau menegakkan hukum Alloh, tahu kebenaran. Agar ayat2 Alloh jgn hanya utk Yasin-an, jgn utk dijual mendptkan rupaih oleh org yg ngaku2 ahli kitab. Marilah kita sama2 menyadari bahwa kita diciptakan hanya sebagai hamba Alloh. Tidak ada hak seseoranmg menghakimi orang lain, hanya Alloh yg punya hak. Marilah kita menjadikan ayat Alloh sebagai petunjuk dlm setiap langkah kita dan memahami apa maunya Alloh. Alhamdulillah.

  23. Kabar baik mas. Aku masih di jogja, nganggur pula. Kalau ada kerjaan atu untuk ngerjain orang diajaklah, biar ada kerjaan, sebagai langkah penyelamatan status (pengangguran).
    masih di LKiS? atau dah dimana?

  24. Assalamualaikum Bang…

    *liat Presty*

    ah, keduluan adik gembil diatas neh😛

    Salam kenal bang…

    makasih sudah neduh di saung butut saya🙂

    jangan lupa neduh lagi ya🙂

  25. Mas Hatim, terima kasih atas kunjungan Anda ke blog saya: http://jagatalit.wordpress.com. Saya juga mohon izin untuk mencantumkan https://gazali.wordpress.com, pada link (tautan) blog saya. Kehadiran blog Anda semakin memperkaya khasanah spiritual yang luas tanpa batas. Dan, tepat sekali Anda bernama Gazali, karena tampaknya Anda menjadi salah satu pewaris ajaran mahaguru sufi Muhammad bin Muhammad Al-Gazali. Saya akan sering-sering berkunjung ke blog Anda.

  26. ass. salam kenal mas hatim…
    ternyata mas hatim salah satu penggagas FKMPAI yaa..??senior q neh..
    Fkmpai koq udah g ada kongres lagi yaa..??

  27. PROF.DR.KH.NANANG HARIADI SE.MSc. atau Gus Har Dinilai Penuhi Kriteria Menteri Agama RI 2009-2014

    Ketua Umum DPP KOBUKI Gus Har disebut banyak pihak memenuhi kriteria untuk mengisi posisi Menteri AGAMA REPUBLIK INDONESIA menggantikan MAHFUD BATSUNI. Sesuai rencana, Presiden H Wiranto SH akan menunjuk pengganti MAHFUD BASTUNI seusai Hari Raya Idul Fitri 2008. ”Kalau kriteria,dia masuk,”kata Ketua Umum DPP HANURA kepada KOBUKI PERS, tadi malam. Meski demikian, tentang siapa yang akan menggantikan Makfud Batsuni, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. ”Tunggu saja bisa besok atau lusa,” tegasnya. Meski masuk kriteria, dia menilai Gus Har memiliki kekurangan yang perlu diperbaiki. Salah satunya menyangkut kewibawaannya. Politikus Partai HANURA AS HIKAM, bila melihat kompetensi para figur yang muncul, saat ini ada tiga orang yang dinilai bagus, antara lain , Hazim Muzadi ,KH.Makruf amin, dan Gus Har ”Ketiganya Ulama dari kalangan NU dan memiliki pengalaman yang bagus,” katanya. Namun, bila Presiden menginginkan figur yang bisa mengetahui apa keinginannya, dia menyebut Gus Har lebih cocok. ”Gus Har sudah bersama Presiden Wiranto SH.cukup lama. Ibaratnya Pak Wiranto baru ingin mengerjakan sesuatu, Pak Prof.DR.KH.Nanang Hariadi SE.MSC. tahu duluan.Jadi sudah ada chemistry-nya,” tandas dia. Ulama Muda penemu pecipta Huruf Jorab, menyerahkan sepenuhnya tentang pengganti Mahfudz Batsuni kepada Presiden SBY. Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum Tanfidyah DPP PKB sebagai partai oposisi hanya berharap, Menteri Agama RI dapat bekerja sama dengan DPR karena banyak RUU Keagamaan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat ini. ”Yang penting, Menteri Agama yang loyal sama Presiden, tidak nantinya berpotensi menjadi pesaing Presiden Wiranto dan Wapres Sutrisno Bachir pada Pilpres 2009 yang akan datang,” katanya. Bila muncul nama Gus Har yang saat ini menjabat Ketua Umum /Ajaraham DPP KOBUKI sebagai calon Menteri Agama RI, menurutnya sah-sah saja.Dia mengungkapkan bahwa Gus Har termasuk Ulama Muda yang moderat yang merakyat. Tentang perlu tidaknya izin kepada DPP PKB mengingat saat menjadi Ketua Umum DPP KOBUKI didukung partainya,dia mempertanyakan balik kepada Gus Har . ”Apakah merasa anggota atau simpatisan PKB biar Gus Har sendiri yang tahu merasa atau tidak,”tukasnya. Meski begitu, dia mengingatkan bila mengetahui fatsun politik sudah semestinya Gus Har juga berkomunikasi dengan PKB Gus Dur. Bagaimanapun, PKB merupakan penyokong utama dalam pemilihan Ketua Umum DPP KOBUKI empat tahun lalu. Sebagaimana diberitakan, sejak ada rencana Presiden menentukan pengganti Mendagri Makfud Batsuni yang tidak bisa menjalankan tugasnya akibat sakit, telah muncul sejumlah nama, di antaranya calon dari kalangan Ulama Muda yang moderat Ketua Umum DPP KOBUKI Gus Har , KH Hazim Muzadi Ketua Umum Tanfidyah PBNU, sekaligus Pengurus Nahdhiyin lainnya. Pengamat Politik LIPI Syamsudin Haris mengatakan, sosok paling tepat untuk menduduki kursi Menteri Agama RI 2009-2014 mendatang hanya Presiden Wiranto yang tahu. Presiden, ujar dia, tentunya sudah mengamati dan mengerti betul calon yang layak untuk menjadi pengganti Makfud Batsuni. ”Kita tidak bisa menebak siapa yang layak untuk menjadi Menteri Agama RI,” kata Bambang Ibnu,kemarin. Bambang Ibnu menambahkan, entah itu Gus Har atau Hazim Muzadi yang kelak akan menjadi Menteri Agama RI, bagi dia tidak menjadi masalah. Yang terpenting, sosok tersebut bisa sejalan dengan visi Presiden, kompeten di bidangnya,menguasai lembaga-lembaga agama yang ada di Indonesia, dan bisa menjadi pemimpin yang tepat. Hanya Tersenyum Hingga berita ini diturunkan, Gus Har belum bisa dimintai keterangan. Namun menurut Sekretaris Jendral DPP KOBUKI Ir fahrurozi yang menyampaikan pertanyaan Kobuki Pers, Ketua Umum Gus Har belum memberi jawaban pasti. ”Bapak (Ajaraham DPP KOBUKI Gus Har ) cuma tersenyum,” kata fahrul, tadi malam. Budi mengatakan, tadi malam Ketua Umum DPP KOBUKI menyelenggarakan acara makan bersama di Hotel Borobudur . Ditanya apakah ada agenda terkait dengan ”pamitan” jika Ajaraham benar-benar menjabat Menteri Agama, Fahrul enggan mengungkapkan. Fahrul hanya menegaskan, kegiatan tersebut merupakan acara pribadi. Sementara itu dalam beberapa kesempatan sejak namanya mencuat sebagai kandidat Menteri Agama RI, Gus Har berulang kali menyebutkan kesiapannya mengisi pos tersebut.Kesiapan yang diungkapkan antara lain saat Gus Har selesai Menghadiri Halal bi Halal Tahun 1429 Hijriyah Tingkat Provinsi DKI Jakarta , 8 September 2008 lalu. ”Saya itu Rakyat ,jadi harus siap mengemban tugas apa pun yang diberikan. Kalau itu untuk kepentingan bangsa dan negara, tentu tidak boleh kalau sebagai warga negara tidak siap.Jadi,sebagai warga negara harus selalu siap mengemban tugas,” katanya. Pernyataan sama dia ungkapkan di sela-sela kunjungan kerja pada pembangunan Jalan Raya Arosbaya Bangkalan Madura ,2 September lalu.Gus Har mengatakan, sebagai seorang Ulama, dia siap ditempatkan di mana saja. ”Sebagai seorang Rakyat yang baik ,saya siap kalau nantinya diberikan amanah itu (jabatan Menteri Agama RI). Sekali lagi, sampai sekarang belum ada panggilan dari Istana Bayangan Wiranto terkait penggantian Menteri Agama RI,”ungkapnya. Pernyataan terakhir Gus Har disampaikan seusai mengikuti Rapat Alim Ulama di Jakarta , dengan agenda mendengarkan Pidato Presiden Wiranto pada Kamis (16/8) lalu. Saat ditanya wartawan tentang jabatan Menteri Agama RI, Gus Har tidak memberi jawaban pasti. ”Ya, nanti kalau saya ditunjuk, saya siap,”ujarnya.Dia juga mengatakan belum menerima kabar dari Wiranto

  28. Aku merasa tidak sopan masuk ke ruangan pribadi orang lain…
    tetapi aku akan merasa lebih tidak sopan lagi jika tak meninggalkan jejak kepada sang tuan rumah.

    saya pernah mengikuti (lebih tepatnya ikut, tapi sorry, waktu itu saya ngantuk) salah satu materi pergerakan dan kebetulan pembicaranya adalah sampeyan. jadi, sangat kebetulan sekali karena saya masih punya “dendam” tentang materi yang sempeyan sampaikan waktu itu…

    Nyo’on saporah & mator sakalangkong…

  29. Pkbr ni tim..?lam kenal..ni seniormu…di uin jgj…fakultas disebelah km…
    Kapan ni nikah…ato masih inget perempuan2 yg singgah dihatimoe dl….tetaplah menulis dan menulis…met sukses aja…

  30. Salut Buat Mas Khotim.. kami yang Masih berumur jagung dalam menulis patut banyak belajar ke jenengan.. Kapan2 boleh ya kami silaturrahim ke jenenga.

    Hasan

    Syariáh UIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s