Kenapa Abu Zayd di Cekal?


Berbeda dengan Agustus 2004 yang lalu, kehadiran Abu Zayd tahun ini mendapat respon negatif di Menteri Agama Maftuh Basyuni dan Majelis Ulama Indonesia.

diskusi Abu Zayd

Intelektual asal Mesir itu gagal menyampaikan pemikiran-pemikiran progresifnya dihadapan peserta International Conference di Malang dan Annual Conference on Islamic (ACIS VII) Studies di UIN Riau. Ini tentu sangat ironis. Agustus 2004 yang lalu, Abu Zayd tidaklah menghadapi hal seperti ini. Maklum saja yang mengundang adalah ICIP dan JIL.

Saya tidak tahu, pemikiran mana yang salah pada Nasr Hamid Abu Zayd? Cukupkah hanya dengan mengikuti fatwa ulama Mesir tanpa mengkaji pemikiran Abu Zayd dalam konteks Indonesia, Menteri Agama dan MUI melarang Nasr Hamid Abu Zayd. Terhadap hal ini, intelektual Mesir yang kini hidup di Belanda itu menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pencekalan ini akan dilaporkan kepada Mahkamah Internasional di Denhaag Belanda. Jika ini dilakukan, maka atas nama kebebasan dan hak asasi manusia, saya mendukung langkah Abu Zayd.

Kini saya tahu, bahwa setiap pemikiran selalu membawa implikasi sosial-politik yang dalam batas-batas tertentu melampaui kemampuan sang pemikir. Inilah yang seringkali di alami Abu Zayd, bukan hanya saat ini.

Bisa dibaca di : http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=315489

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s