Email Koran


 Kepada kawan-kawan, sahabat atau siapa saja yang tertarik untuk menulis artikel, opini, resensi, surat pembaca atau apapun bentuknya, atau sekedar membutuhkan email-email media massa baik lokal maupun nasional, saya membuat list alamat email. Daftar email ini saya dapatkan di blog http://afatih.wordpress.com/2005/09/05/alamat-email-media-massa-cetak-indonesia/. Jika ternyata ada perubahan email dari koran-koran tersebut, mohon di informasikan.  

Media Nasional:

1. Republika:
redaksi@republika.co.id
sekretariat@republika.co.id
webmaster@republika.co.id

2. Kompas:
opini@kompas.com
 opini@kompas.co.id
kompas@kompas.com
 

3. Media Indonesia
redaksi@mediaindonesia.co.id
 

4. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
opinisp@suarapembaruan.com

5. Sinar Harapan
redaksi@sinarharapan.co.id
info@sinarharapan.co.id

6. Harian Pelita
hupelita@indo.net.id
 

7. Jawa Pos
 editor@jawapos.com
 editor@jawapos.co.id
 

8. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com
 

9. Koran Tempo
ndewanto@mail.tempo.co.id
10. Majalah Tempo
hidayat@mail.tempo.co.id

Media Daerah SumateraWaspada (Medan)
 redaksi@waspada.co.id
 waspada@waspada.co.id

2. SIB – Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com

3. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com

4. Serambi Indonesia (Aceh)
redaksi@serambinews.com
serambi_indonesia@yahoo.com

5. Sriwijaya Post (Palembang)
 sripo@persda.co.id
 sripo@mdp.net.id

Media Daerah Jawa1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)
redaksi@pikiran-rakyat.com
info@pikiran-rakyat.com

2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
redaksi@suaramer.famili.com

3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id

4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com

5. Harian Surya (Jawa Timur)
surya1@padinet.com

6. Harian Duta Masyarakat (Jawa Timur)
dumas@sby.centrin.net.id

7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info

Media Daerah Bali1. Bali Post
balipost@indo.net.id

Media Daerah Kalimantan

1. Banjarmasin Post
banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net

2. Pontianak Pos
redaksi@pontianakpos.co.id

Media Daerah Sulawesi

1.Harian Fajar (Makassar)
fajar@fajar.co.id

7 thoughts on “Email Koran”

  1. Judul yang disampaikan bung M.Fadjroel Rachman ” Selamat Tinggal Reformasi 1998 ” pada Opini Kompas tanggal 13 Mei 2008 perlu dikritisi bersama. Karena sebenarnya kebrhasilan agenda Reformasi tidak hanya diukur kurun waktu. Revormasi tak ubahnya evolusi tapi bukan revolusi. Evolusi kebrhasilan awal dapat dilahat dalam kurun 25 tahun begitu pula reformasi. Harapanya para penggagas reformasi klhususnya mahasiswa harus mulai berpikir apa yang dapat dilakukan dalam kurun 25 tahun ke depan.
    Kondisi perubahan juga bisa dilihat dari era Soharto seteLAH 25 tahun bercokol apa yang dilakukan Soharto dengan kroninya bisa dirasakan oleh rakyat baik dilihat dari sisi buruknya yaitu penyumbatan demokari dan berserikat, KKN dan Korupsi dan pemerintahan yang sentralistik dan sisi baiknya ketahanan pangan.
    Dalam kondisi politik yang belum mapan dan arus kebebasan sulit membasmi sisa keburukan rezim Soharto. Satu contoh ketika era pemerintah Gus Dur yang mencoba memangkas beberapa Depertemn yang dianggap tidak memberikan sumbangan pada kesejahteraan rakyat seperti Depsos dan Deppen tidak lama kemudian seluruh petinggi di dua Depertemen tersebut demo dang mengajukan gugatan dan banyak diamini oleh tokoh tokoh penggagas reformasi.
    Dan yang lebih aman adalah pemerintah pusat harus mengganti pejabat pejabat lama yang terkontaminasi busuknya KKN dengan pejabat baru yang dari kampus. PNS yang usianya sudah 40 tahun mulai dilengserkan dan tidak menempati jabatan apapun, pejabat pejabat baru diambil dari kampus yang usia lebih muda dan semua PNS yang usia 50 tahun harus pensiun tidak lagi diperpanjang masuk jalur fungsional atau dikaryakan sebagai tenaga pengajar. Karena tenaga pengajar yang muncul dari berokrasi menjadikan iklim kamp[us tidak sehat akan terkontaminasi KKN pula sehingga mahasiswanya akan sedikit melemah dalam perjuangan anti KKN.
    Dalam memperingati 10 reformasi dan 100 tahun kebangkitan Nasional perlu dikaji kembali dan direflesikan oleh pemerintah sebagai pengemban amanat reformasi dari mahasiswa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya serta darahnya untuk kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s