Kegelisahan Seputar PMII


Saya baru saja ngobrol dengan kawan saya yang lama sekali tidak bertemu. Dia adalah Khalilul Adib, aktivis PMII Jawa Tengah. Ada banyak hal yang diobrolkan setelah makan siang sampai sore, mulai dari tentang konstelasi politik sampai pada kegelisahan-kegelisahan seputar PMII.

Ada beberapa hal yang bisa dicatat dari pertemuan saya dengan Adib. Pertama, peluang masing-masing calon kandidat PB PMII sama. Tidak ada calon yang mendominasi. Maklum saja kongres baru berlangsung tiga hari.

Kedua, kegelisahan tentang struktur pengetahuan di PMII. Kader-kader PMII–sebagaimana juga kader organisasi lainnya–hanya bisa mengutip sumber sana-sini, tetapi ada kendala dalam praksisnya. Persoalannya karena teori tersebut hanyalah nukilan dari buku-buku, bukan sebuah hasil dari refleksi. Dengan kata lain, kita perlu mengembangkan–meminjam istilahnya Kang Muwafiq ketika menjadi pembicara PKD pada tahun 2001–indegenious knowledge.

Ketiga, perlunya silaturrhami kader-kader PMII yang memiliki talenta dimasing-masing bidang. Ini didasari karena selama ini pertemuan-pertemuan PMII hanyalah ditingkat struktur dan cenderung politis.

Keempat, intervensi berlebihan dari senior dalam event-event PMII, baik bernama RTK, konfercab apalagi di Kongres. Ini berakibat kepada ketidakdewasaan dalam seleksi kader. Akhirnya, yang menjadi penentu bukanlah kapasitas seseorang tetapi back up dari senior. Maka tidak heran jika pemimpin PMII tidak visioner dan progresif karena hanya mengandalkan dukungan dari senior-senior yang memiliki power.

Saat ini, saya membayangkan sebuah event PMII yang tidak mendapat intervensi berlebihan dari senior-senior. Dan lain sebagainya………

Batam, 19 Maret 2008

5 thoughts on “Kegelisahan Seputar PMII”

  1. Sory tu kawan, dan tuk penulis.
    Kalau menurut saya, sebenarnya bukan masalah seberapa besar interfensi dari senior-senior,atau dari siapapun,tetapi yang jadi masalah adalah para kadernya sendiri.
    PMII tu ga pernah INDEPENDENT, meskipun telah di nyatakan independent dari NU,karena dalam gerakan keseharian para kadernya, tidak penah INDEPENDENT. Itu yang membuat para senior ataupun para pejabat tertarik untuk memanfaatkannya. Saran saya tuk kawan PMII…!!!
    intropeksilah kalian, apakah kalian benar-benar INDEPENDENT…???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s