Feminisme itu lagi…..


Suatu ketika, ada seseorang yang cerita betapa sejumlah aktivis feminis terjebak dalam persoalan keluarga yang akut, terutama dan khususnya soal perceraian. Bagi orang-orang seperti ini, feminisme mungkin mengajarkan bagaimana ia menentang suaminya, bagaimana ia menolak suaminya, dan bagaimana ia bertindak semaunya. Sementara di sisi lain, sang suami tidak mengerti dan memahami secara betul soal feminisme tersebut. Umumnya, istri yang memiliki kesadaran feminisme seperti di atas dengan ditopang kemandirian ekonomi akan lebih mudah minta cerai kepada suaminya.

Bagi saya, feminisme tidak mengajarkan seseorang (dalam hal ini perempuan atau istri) menentang suami. Feminisme bagi saya mengajarkan bagaimana ia membangun kesadaran bahwa kebenaran bukanlah monopoli laki-laki, karena itulah setiap elemen dalam urusan keluarga mesti dikomunikasikan dan dinegosiasikan. Ketika suami mencuci baju dan istri pergi ke kantor tidak mesti sebuah gambaran feminisme. Ketika suami memasak sementara istri bekerja juga tak mesti bernama feminisme. Istri di rumah, memasak, mencuci, mengurus anak juga tak berarti tidak memiliki kesadaran feminisme. Ini penting, karena pembagian kerja antara suami dan istri mesti dinegosiasikan dan dikomunikasikan, sehingga lahir sebuah kesepakatan-kesepakatan.

Singkatnya, feminisme harus berada dalam locus lokalitas kebudayaan bangsa kita.

Iklan

5 thoughts on “Feminisme itu lagi…..

  1. Feminisme itu adalah sebuah hak kebebasan yang diberikan untuk seorang wanita. Bebas bukan berarti menyamaratakan atau menjadikannya bisa melakukan apapun untuk menyamakan derajatnya dengan pria. Bebas disini menurut ana, bebas dari segala bentuk penindasan yang dialaminya pada masa jahiliyah. Masa dimana wanita dianggap hina, bahkan tidak diharapkan ada di muka bumi ini, sampai harus dikubur hidup hidup. Jadi, jika semua wanita menyadari betul arti sebuah kebebasan yang diajarkan Islam … dia tidak akan meminta untuk diceraikan bahkan menceraikan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s